Sunday, October 19, 2008

Pembuatan Gula Semut

Pengunjung blog ini sering bertanya bagaimana cara membuat gula semut? Saya akan jelaskan cara pembuatan gula semut secara tradisional.

Prinsip membuat gula semut tidak berbeda dari membuat gula aren cetak biasa.Yang kita perlukan adalah nira segar, warna bening kekuningngan dan berbau harum. Nira yang sudah mengalami proses peragian atau cenderung menjadi lahang (cuka aren) tidak akan bisa menjadi gula semut.

Untuk mendapatkan bahan baku gula semut yang prima, nira hasil pengumpulan sehari langsung di godog (dipanaskan) dalam sebuah wajan. Bila jumlahnya tidak mencukupi, calon gula semut ini "parkir" sejenak di kuali untuk menunggu hasil sadapan berikutnya.Menumpuk "calon gula semut" seperti ini memang paling aman dari pada menimbun nira dalam bentuk cairan. Ketika hasil sadapan yang baru turun, nira segar ini langsung diceburkan ke adonan calon gula tadi untuk di godog lebih lanjut.

Selama proses pemasakan, api harus dijaga, jangan sampai terlalu besar untuk mencegah jangan sampai lidahnya menjilat permukaan kuali. Kalau ini dibiarkan, sirop gula akan gosong, berwarna hitam, rasanya pahit dan keharumannyapun menghilang berganti dengan bau asap. Tujuan dari penggodongan adalah menguapkan kandungan air sehingga yang tertinggal adalah sirup gula kental seperti foto diatas.Tanda-tandanya adalah membutuhkan tenaga ekstra saat mengaduk dan apabila dituang, sirup gula jatuhnya tidak mengucur melainkan terputus-putus. . Sampai di tahap ini terjadi perbedaan treatment antara gula cetak aren dan gula semut aren. Yang hendak dicetak, langsung dituang ke dalam potongan-potongan bambu atau setengah tempurung kelapa.

Sementara calon gula semut, dibiarkan istirahat sejenak. Setelah agak dingin baru diaduk-aduk/di godek kembali agar pengurangan panasnya terjadi secara merata.Pengadukan dilakukan dalam wajan yang sama dengan menggunakan sebatang kayu pendek sampai gula tersebut mengkristal. Setelah beberapa lama pengadukan diteruskan dengan punggung batok kelapa bergagang dengan tujuan agar kristal-kristal gula lebih halus dan merata.

Salam gula semut,
Evi Indrawanto
Note : Butuh gula semut aren yang memiliki sertifikasi organik?
Silahkan kontak kami

No comments:

Post a Comment

Related Post

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...