sirup gula aren
Gula Aren Cair dalam Tabung Bambu

 Sirup gula aren seperti ini disebut  Pe’et. Setidaknya begitu lah orang Sunda menyebutnya.  Berasal dari nira yang mengalami proses penguapan air karena dimasak untuk membuat gula aren.

Saat penguapan nira berlangsung (membuat gula aren), pe’et bisa membuat resah orang sekampung. Membuat seseorang memimpikan kopi hangat ditemani sepotong kue. Atau seorang kawan Arenga yang mengatakan saat aroma pe’et berhamburan ke udara, ia memikirkan hari lebaran.

Memikirkan hari raya saat sirup gula aren dipanaskan bukan ungkapan berlebihan. Menjelang hari besar ini, hampir sebagian besar dapur di Indonesia mengolah pangan istimewa. Entah itu kue bolu, cookies, atau dodol, membuat lingkungan tempat tinggal penuh aroma manis. Aroma harum plus gurih menyeruak memenuhi ruangan dapur dan lolos ke halaman itu membuat siapapun yang menghirup jadi bahagia.

sirup gula aren Arenga
Sirup gula aren dan kopi

Sirup Gula Aren dari Nira Segar

Banyak cara dalam membuat gula merah cair atau sirup dari pohon enau ini. Yang paling umum dilakukan adalah dengan mengiris gula cetak lalu memasaknya sampai bongkahan gula larut seluruhnya. Ini biasa dilakukan di rumah tangga. Atau dilakukan oleh produsen yang belum punya akses terhadap nira segar. Sirup gula seperti ini tidak pernah disebut sebagai pe’et.

Yang dimaksud dengan pe’et atau peet oleh orang sunda adalah sirup gula yang terjadi selama proses penguapan nira.

Nira segar yang sudah disaring ditampung dalam kuali besar untuk dipanaskan. Biasanya menggunakan tungku khusus atau tungku hemat energi berbahan bakar kayu. Penguapan berlangsung selama satu sampai dua jam, tergantung jumlah nira. Lebih sedikit lebih cepat menghasilkan peet.

Sampai ke pe’et, proses pengentalan nira bisa dihentikan. Produk sudah bisa digunakan dan ditakar sesuai keperluan. Apakah untuk memaniskan kopi atau minuman dan makanan lain. Ini lah bentuk paling praktis dari pemakaian gula aren.

bentuk pe'et dalam botol kaca
Sirup gula enau dalam botol kaca

Untuk menyimpannya Pe’et atau sirup gula aren dimasukkan botol kaca atau wadah penampung lain.

Layaknya sirup, peet tak bisa langsung dinikmati. Tanpa diencerkan air rasanya terlalu manis dijadikan minuman. Tapi masih terlalu encer untuk dicetak sebagai gula.

Salam,
 — Evi Indrawanto
Kontak Arenga Indonesia

Indrawanto, 0819 3241 8190